Transparan sejak dirancang.
Nawalasena hadir supaya berita Indonesia lebih mudah dipahami. Tanggung jawab itu kami mulai dengan jujur soal asal sinyal, cara kami menilainya, dan hal-hal yang kami pilih untuk tidak lakukan.
Verifikasi sumber Dewan Pers
Kami hanya menyatakan status kecocokan sumber dengan dataset Dewan Pers. Label ini tidak mengatakan bahwa artikel pasti benar.
Sumber cocok dengan catatan terverifikasi dalam data Dewan Pers yang digunakan.
Sumber cocok dengan catatan Dewan Pers, tetapi status verifikasi faktual belum dikonfirmasi.
Sumber tidak ditemukan dalam dataset Dewan Pers yang sedang dipakai Nawalasena.
Klasifikasi kategori dan sentimen
Nawalasena memakai klasifikasi berbasis aturan dan sinyal warehouse agar hasilnya mudah diaudit, murah dijalankan, dan bisa dijelaskan kepada pembaca.
Liputan solusi, pemulihan, kolaborasi, atau perkembangan positif.
Liputan faktual atau netral yang memberi konteks tanpa sinyal risiko dominan.
Liputan konflik, krisis, bencana, korupsi, atau isu yang perlu dibaca hati-hati.
Sumber data
Kami menghimpun dari tiga aliran utama: GDELT (basis data peristiwa global), GKG (entitas dan tema dari Global Knowledge Graph), serta daftar media terverifikasi Dewan Pers. URL artikel dan metadatanya mengalir ke BigQuery, lalu lapisan staging dan kurasi menyamakan kategori, sumber, dan waktu terbit.
Verifikasi sumber
Kami memakai tiga jenjang Dewan Pers: Terverifikasi oleh Dewan Pers Indonesia (sudah lolos verifikasi faktual), Terdaftar di Dewan Pers Indonesia (terdaftar secara administratif), dan Tidak Ada dalam Daftar Dewan Pers Indonesia (belum ada dalam daftar). Kami tidak menyimpulkan verifikasi dari popularitas, trafik, atau sinyal media sosial. Setiap sumber diberi label yang jelas, tidak ada yang disembunyikan.
Penilaian sentimen
Sentimen kami turunkan dari sinyal tone GKG, dipadukan dengan klasifikasi sentimen multibahasa yang kami sesuaikan untuk Bahasa Indonesia. Kami menampilkannya dalam tiga keranjang — Sensitif, Informatif, Konstruktif — dan menghindari satu 'skor' tunggal yang menyembunyikan perbedaan antar sumber.
Pengelompokan cerita
Artikel yang meliput peristiwa yang sama kami kelompokkan dengan ID kluster cerita. Di halaman artikel, bagian 'Cara sumber lain meliputnya' menampilkan media lain yang juga meliput kluster yang sama supaya kamu bisa membandingkan sudut pandangnya.
Keterbatasan
Saat ini kami baru mencakup sebagian media Indonesia yang dikurasi, jadi belum semua sumber terwakili. Klasifikasi sentimen bisa salah membaca satire, sarkasme, dan tulisan yang mencampur Bahasa Indonesia dan Inggris. Catatan akurasi kami terbitkan seiring bertambahnya cakupan.
Sikap privasi
Hanya yang perlu, itu sikap bawaan kami. Analitik tetap mati sampai pembaca menyetujuinya, tidak memerlukan akun, dan tidak menyimpan IP, user-agent, email, atau perujuk. Kami tidak pernah menjual data.
Berguna tanpa pelacakan. Lebih baik bila kamu izinkan.
Mau lihat cara kerjanya secara langsung? Jelajahi metodologi kami untuk memahami setiap sinyal.
Buka Pusat Privasi